Hamil Duluan

Hamil Duluan

Hamil Duluan

 

Seorang lelaki yang sangat tampan dan gagah

pokoknya serba sempurna, merasa bahwa Tuhan pasti menciptakan seorang perempuan yang sangat cantik dan sempurna pula untuk pasangannya.
Karena itu ia pergi berkeliling untuk mencari jodohnya itu. Karena terlalu hati-hati sekali dalam memilih, kemanapun ia sulit mendapatkan jodohnya.

Kemudian sampailah ia disebuah desa

Ia bertemu dengan seorang petani yang memiliki 3 anak perempuan yang kebetulan semuanya cantik. Lelaki tersebut menemui bapak petani dan mengatakan bahwa ia ingin mengawini salah satu anaknya, tapi bingung mana yang paling sempurna.
Sang Petani menganjurkan untuk mengencani mereka satu persatu dan si Lelaki setuju. Hari pertama ia pergi berduaan dengan anak pertama. Ketika pulang, ia berkata kepada bapak Petani: “Anak pertama bapak cantik tapi memiliki satu cacat kecil yang tak kelihatan, yaitu jempol kaki kirinya lebih kecil dari jempol kanan.”
Hari berikutnya ia pergi dengan anak yang kedua dan ketika pulang dia berkata: “Anak kedua bapak juga cantik tapi punya cacat yang sebenarnya sangat kecil dan tak begitu kelihatan,¬†yaitu matanya agak juling.”

Petani itu kesal dengan ulah si pemuda

tapi tetap memberi kesempatan memilih kepadanya. Si Petani tahu ia membutuhkan mantu yang gagah untuk memperbaiki status hidupnya.
Akhirnya pergilah si Pemuda dengan anak yang ketiga. Begitu pulang ia dengan gembira mendatangi Petani dan berkata: “Inilah yang saya cari-cari, ia benar-benar sempurna.”
Lalu menikahlah si Lelaki dengan anak ketiga si Petani tersebut. Sembilan bulan kemudian ketika Istrinya melahirkan, dengan penuh kebahagian si Lelaki gagah menyaksikan kelahiran anak pertamanya itu.
Ketika si anak lahir, Ia begitu kaget dan kecewa karena anaknya sangatlah jelek. Tiada mirip dengannya sama sekali. Ia menemui bapak Petani dan bertanya: “Kenapa bisa terjadi seperti ini, Pak? Anak bapak cantik dan saya tampan, kenapa anak saya bisa sejelek itu..?”
Petani menjawab denga kalaem: “Wah, gimana yah. Sebenarnya ia juga punya satu cacat kecil yang tidak kelihatan, ¬†waktu itu Ia sudah hamil duluan.”

Baca Juga :