Hoaks, Kebocoran Soal dan Kunci Jawaban UNBK

Hoaks, Kebocoran Soal dan Kunci Jawaban UNBK

Hoaks, Kebocoran Soal dan Kunci Jawaban UNBK

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMK serentak dilaksanakan Senin, 2 April 2018

. Sebanyak 314.275 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengawali ujian tersebut.

Sejumlah 2.414 sekolah SMK di Jawa Barat melaksanakan UNBK secara mandiri, sedangkan 268 sekolah SMK melaksanakan UNBK di sekolah lain. Kebocoran soal dan kunci jawaban UNBK menjadi isu-isu yang beredar saat ini. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat (Kadisdik Jabar), Ahmad Hadadi, menyakini tidak akan ada kebocoran soal.

Setiap sekolah telah menyepakati perjanjian bahwa soal hanya ada pada server sekolah dan tidak ada di tempat lain.

Jika seseorang didapati membocorkan soal ataupun kunci jawaban UNBK tersebut

, tentunya akan ada sanksi berat karena hal tersebut adalah sanksi nasional. Begitupula Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, menjamin bahwa tidak ada kebocoran yang terjadi di antara para siswa.

Pelaksanaan UNBK dengan berbasis komputerisasi tentunya tidak dapat dimanipulasi dan minim kecurangan.

Pada Pasal 54 ayat (1) Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP)

telah mengatur ketentuan pidana bagi siapa saja yang membocorkan informasi yang dikecualikan atau rahasia negara dengan ancaman maksimal 2 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 20 juta. Pasal tersebut dapat dipakai sebagai ancaman pidana pada pelaku yang membocorkan soal ataupun kunci jawaban UNBK.

Pada Pasal 32 ayat 1 dan 2 UU ITE tentang setiap orang dengan sengaja tanpa hak atau melawan hukum dengan cara apapun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik atau dokumen elektronik milik orang lain atau publik.

Selanjutnya, Pasal 32 ayat 3 menyebutkan bahwa perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 yang mengakibatkan terbukanya suatu informasi elektronik dan dokumen elektronik yang bersifat rahasia sehingga dapat diakses oleh publik dengan keutuhan data yang tidak sebagaimana mestinya.

Pasal 48 UU ITE ayat 3 mengatur sanksi bagi perbuatan menyebarkan rahasia sebagaimana diatur di Pasal 32 ayat 3. Sanksi pidana bagi penyebar kebocoran soal dengan ancaman pidana penjara 10 tahun dan denda Rp 5 miliar. Selain terdapat pasal tersebut,

Dinas Provinsi Jawa Barat membuka berbagai pengaduan yang terjadi pada pelaksanaan UNBK SMA/SMK, termasuk jika terjadi adanya kebocoran soal. Pengaduan dapat diajukan pada Seksi Perencanaan dan Evaluasi pada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Jl. Dr. Radjiman No. 6.

 

Sumber :

https://mlhosting.nu/discourse-we-are-intensifying-efforts-to-improve-our-teachers/