Latar Belakang Berdirinya Kerajaan Demak

Latar Belakang Berdirinya Kerajaan Demak

Berdirinya Kerajaan Demak

Demak dahulunya disebut dengan daerah yang dikenal dengan nama Bintoro atau Glagahwangi. Mengenai nama Bintoro ini terdapat berbagai pendapat adalah sebagai berikut (Salam, Solichin, 1960:14) :

Dr. R. M. Soetjipto Wirjosoeparto

“Demak dari bahasa Kawi: artinya ialah pegangan (pemberian). Yang dimaksud Demak itu sesungguhnya daerah yang dihadiahkan rupa-rupanya oleh raja Majapahit kepada R. Patah. Daerah yang dihadiahkan oleh raja itu selalu disertai surat  resmi semacam besluit yang dipegang oleh orang yang menerimanya. Apabila R. Patah menerima hadiah tanah di pantai utara Jawa pemberian ini diberikan kepadanya (Demak), untuk dipegang (dikuasai). Adapun kata Bintoro, saya belum pernah dengar. Menurut paham saya, rupa-rupanya Bintoroberhubungan dengan perkataan betoro, dan betoro itu ialah gelar dari Dewa Syiwa. Bahwa bintoro itu ada hubungannya dengan betoro yang dalam agama Hindu dianggap bertahta dibukit kramat yang bernama Himalaya atau Parwata, keterangan ini diperkuat oleh nama bukit perwata di Grobogan”.

Prof. Dr. R. Ng. Poerbatjaraka

Nama Demak itu adalah dari bahasa Jawa Kuno, ujarnya:

“Menurut riwayat, Demak itu menurut bahasa Jawa Kuno, artinya hadiah; Demak-cerkam.”

  • Hamka

Nama Demak itu berasal dari bahasa arab:

“Menurut pendapat saya, kata Demak itu berasal dari bahasa Arab Dama’, artinya “air mata”. Karena kesulitan menegakkan Islam, maka dinamika Demak.

  • H. Oemar Amin Hoesin

“Demak mungkin berasal dari kata bahasa arab Dimyat suatu nama kota yang terdaat di Mesir. Sebab pada zaman khalifah Fatimyah guru-guru agama banyak yang datang ke Indonesia, adalah dari sana”.

Menurut Solichin Salam sendiri

Besar dugaan Demak itu berasal dari bahasa Arab, Dhima’ yang artinya rawa. Hal ini mengingat, bahwa di daerah Demak dimana ibu kota islam itu didirikan, adalah tanahnya kebanyakan berasal dari bekas rawa. Bahkan sampai sekarang jika musim hujan di daerah Demak sering digenangi air, maklumlah karena tanahnya adalah bekas rawa.

Glagahwangi atau Bintoro merupakan daerah kadipeten dibawah kekuasaan Majapahit. Kadipeten Demak tersebut dikuasai oleh Raden pattah. Raden Pattah adalah seorang keturunan raja Brawijaya V (Bhre Kertabumi) yang juga termasuk dengan Raja Majapahit.

            Islam berkembang di Demak, karena Demak dijadikan sebagai wilayah untuk persebaran islam maka Demak banyak digunakan sebagai kota perdagangan yang sekaligus dengan penyebaran agama Islam di Jawa.

Kerajaan Demak adalah kerajaan  islam yang muncul pada tahun ± 1500 ─ ±1550. Demak adalah salah satu kerajaan-kerajaan yang bercorak Islam yang berkembang di pantai utara pulau Jawa pada abad ke 15. Orang yang berkuasa di Demak pada permulaan abad – 16 adalah Raden Patah (Departemen Pedidikan dan Kebudayaan, 1975:319). Sekitar tahun 1500 seorang bhupati Madjapahit bernama Raden Patah, yang berkedudukan di Demak dan  memeluk agama islam (Soekmono,R., 1959:49), Raden Patah pula adalah raja pertama yang menganut agama Islam di Jawa.

 

Sumber : https://www.ram.co.id/