Lima Alasan FSGI Tolak Indeks Integritas Sekolah

Lima Alasan FSGI Tolak Indeks Integritas Sekolah

Lima Alasan FSGI Tolak Indeks Integritas Sekolah

Memasuki ujian nasional (UN) hari keempat, Posko Pemantauan UN yang dibuka Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendapat email laporan dari seorang guru. Ia menyampaikan, adanya kebocoran soal UN SMP Bahasa Inggris yang ditemukan di aplikasi google drive. Guru pelapor itu juga menyertakan hasil download dari aplikasi tersebut.

Selain itu, FSGI juga menerima laporan ditemukannya kunci jawaban

empat mata pelajaran UN yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Laporan tersebut disertai foto bukti kunci jawaban itu.

Padahal sebelumnya di hari ketiga UN, FSGI juga telah mendapat laporan penemuan soal dan kunci jawaban UN PBT Bahasa Inggris.

Mengingat banyaknya laporan yang masuk terkait kisruhnya

pelaksanaan UN SMP tahun ini, FSGI berencana akan bertemu Kepala Inspektorat Kemdikbud RI untuk melaporkan hasil pemantauan posko UN FSGI, sore ini (12/5) pukul 15.30 WIB.

Sejak membuka Posko Pengaduan UN SMP tahun 2016 pada 9-12 Mei 2016, Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) telah menerima total 15 laporan. Laporan berasal dari 11 Kota/Kabupaten dan 4 Provinsi.

Sepuluh Kota/Kabupaten yang memberi laporan ke Posko Pemantauan UN FSGI

diantaranya yaitu Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Kota Medan, Bekasi, Bandung, Garut, Makassar, Bima, dan Mataram. Sedangkan 13 provinsi yang melaporkan ke FSGI diantaranya DKI Jakarta, Jawa Barat Sumatera Utara, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Laporan tersebut diterima posko FSGI melalui media sosial diantaranya lewat Facebook, email, sms, dan melalui whatshap

Sumber :

https://memphisthemusical.com/