SMA CMBBS Terancam Ditutup, WH Diminta Bijak Bertindak

SMA CMBBS Terancam Ditutup, WH Diminta Bijak Bertindak

SMA CMBBS Terancam Ditutup, WH Diminta Bijak Bertindak

Keberadaan SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS)

yang sudah berdiri sejak 2002 terancam ditutup Gubernur Banten Wahidin Halim. Terkait opsi putusannya, WH biasa disapa diminta bijak.

Sejumlah kalangan dari anggota DPRD Banten sampai dengan praktisi pendidikan, meminta kepada orang nomor satu diprovinsi untuk menghilangkan opsi atau pilihan dengan menutup sekolah yang berlokasi di Kabupaten Pandeglang tersebut.

Salah satunya, sekretaris Komisi V DPRD Banten, Dedi Jubaedi, berharap WH

lebih arif dan bijaksana dalam memutuskan keberadaan CMBBS.

“Kalau harus ditutup itu sekolah, saya rasa jangan. Lebih baik sekolah itu dikembangkan lagi, dan jika ada yang tidak tepat, lebih baik dibenahi,” ungkapnya.

Politisi asal Nasdem ini berjanji akan mengundang dinas pendidikan dan kebudayaan (Dindikbud) guna menanyakan prihal perkembangan CMBBS.

“Lebih baik dibenahi bareng-bareng, karena sekolah itu sudah menghabiskan banyak anggaran dari APBD. Jadi kalau di tutup, opsi itu tidak tepat sama sekali. Dalam waktu dekat kami akan panggil pihak Dindikbud Banten,” ujar dia.

Senada diungkapkan praktisi pendidikan yang Anggota Dewan Pendidikan Banten Eni Suhaeni.

Kata Eni, pembenahan sekolah CMBBS di Pandeglang lebih baik dilakukan ketimbang harus menutup.

“Harus diambil sikap bijaksana dari seorang gubernur. Jangan sampai penutupan itu merupakan jalan keluar yang diambil. Kalau memang gubernur menganggap sekolah itu sudah tidak berkonsep, alangkah lebih baiknya pak gubernur melakukan perubahan secara frontal,” katanya.

Caranya, kata Eni, lakukan revitalisasi, remisionisasi, reactualisasi. Kembalikan sekolah itu pada misi awalnya, kembalikan kepasa khitoh nya.

“Saya masih hapal betul sekolah itu didirikan pada tahun 2002, pada saat DPRD Banten pertama,” paparnya.

Eni yang pada saat pendirian CMBBS milik pemprov menjadi Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari PPP mengaku takjub dengan visi dan misi pendirian sekolah tersebut, yakni memebentuk generasi penerus bangsa berkualitas dan bermutu.

“Sekarang lebih baik pak WH lakukan evaluasi CMBBS, benar tidak pola perekrutan siswa siswinya adalah mayoritas titipan orang penting dan berduit. Cari data base disekolah itu, apakah lulusan dari CMBBS masuk ke perguruan tinggi bonafid atau tidak,” katanya.

 

Baca Juga :